Ahmadi Gantikan Mekeng Jadi Ketua Banggar
POLITIK 01:08
POLITIK: Anggota Komisi XI Ahmadi Noor Supit mengakui sudah ditunjuk Dewan Pimpinan Pusat Golkar menggantikan Melchias Markus Mekeng sebagai Ketua Badan Anggaran DPR. Dia mengakui jabatan ini bukan ambisi.
"Belum resmi, tapi SK tanggal 30 Juli dari DPP, tanggal 16 Agustus diumumkan," kata Ahmadi di gedung DPR, Jakarta, Rabu, 1 Agustus 2012.
Ahmadi menegaskan bahwa dirinya menerima posisi tersebut bukan karena ambisi, tapi menjalankan tugas dari partai. Dia juga menegaskan rotasi tersebut sudah lama dibicarakan, bukan dadakan.
"Ini penugasan partai yang kuat. Bagi saya ini sesuatu yang sangat sulit. Pergantian semacam ini sudah biasa dan akan terjadi di komisi lain," kata dia.
Jika sudah resmi dilantik, ia mengaku akan menyoroti fungsibudgeting di DPR. "Kami melaksanakan fungsi budgeting, baru kami akan evaluasi, kok kita selama ini disorot sedemikian rupa."
"Belum resmi, tapi SK tanggal 30 Juli dari DPP, tanggal 16 Agustus diumumkan," kata Ahmadi di gedung DPR, Jakarta, Rabu, 1 Agustus 2012.
Ahmadi menegaskan bahwa dirinya menerima posisi tersebut bukan karena ambisi, tapi menjalankan tugas dari partai. Dia juga menegaskan rotasi tersebut sudah lama dibicarakan, bukan dadakan.
"Ini penugasan partai yang kuat. Bagi saya ini sesuatu yang sangat sulit. Pergantian semacam ini sudah biasa dan akan terjadi di komisi lain," kata dia.
Jika sudah resmi dilantik, ia mengaku akan menyoroti fungsibudgeting di DPR. "Kami melaksanakan fungsi budgeting, baru kami akan evaluasi, kok kita selama ini disorot sedemikian rupa."
Satu hal lainnya yang sangat ia dalami adalah seberapa parah ketidakpercayaan publik kepada DPR, khususnya Banggar DPR setelah berbagai kasus dan indikasi korupsi di lembaga yang akan dia pimpin itu.
Fraksi Golkar mencopot dua orang anggotanya dari Badan Anggaran DPR, yaitu Zulkarnaen Djabar dan Melchias Markus Mekeng. Pencopotan Zulkarnaen bisa diterka karena ia telah resmi menjadi tersangka kasus Alquran. Tapi, pencopotan Mekeng agak mengejutkan.
Mekeng mengaku kepada partai ingin berkonsentrasi menyelesaikan pendidikan pascasarjananya di hukum bisnis. (eh)
Sumber: Viva News